Membangun rumah ini jelas merupakan investasi, jadi jangan sampai salah langkah. Atap adalah salah satu bagian terpenting. Kita tidak bisa asal-asalan memilih jenis genteng karena fungsinya yang sangat penting untuk melindungi isi rumah dari panas dan derasnya hujan. Meskipun sudah cukup dini, kita hanya perlu menyiapkan kantong untuk biaya perbaikan di masa mendatang. Bahkan jika bukan itu masalahnya, ada beberapa faktor penting yang harus kita pertimbangkan saat memilih genteng agar kualitasnya prima.
Cara Memilih Jenis Genteng Awet dan Bagus untuk Sebuah Rumah
Kriteria terpenting untuk genteng berkualitas tinggi adalah kemampuannya menahan air. Genteng yang baik tidak boleh rembes atau bocor saat hujan deras. Selain itu, genteng harus bisa menangani beban. Hal ini penting agar genteng tidak mudah retak atau pecah saat teknisi sedang mengerjakan pemasangan kabel atau pemasangan antena di bagian atas.
Bentuk Presisi
Jenis genteng yang berkualitas diproduksi dengan tingkat akurasi tinggi. Artinya, bentuk setiap keping genteng harus seragam dan tidak melengkung atau berubah bentuk. Bentuk presisi ini sangat penting agar saat dipasang, genteng bisa saling mengunci dengan rapat. Jika genteng tidak presisi, akan ada celah yang menyebabkan air hujan masuk ke dalam rumah dan tampilan atap menjadi tidak rapi.
Ketahanan Warna dan Material
Banyak orang mengeluh warna genteng mereka pudar atau luntur setelah beberapa tahun. Genteng yang baik seharusnya memiliki warna tahan lama meskipun terkena sinar matahari dan hujan secara terus-menerus.
Ada dua jenis pemberian warna pada genteng yakni menggunakan cat biasa atau lapisan glazur. Genteng keramik dengan lapisan glazur biasanya lebih unggul. Proses glazur dilakukan dengan membakar genteng pada suhu tinggi, biasanya di atas 1.000 derajat Celcius. Hasilnya, warna menyatu dengan material genteng sehingga tidak akan luntur atau mengelupas selama puluhan tahun.
Jangan Lupa Hitung Beban Atap
Satu hal lagi yang sering terlupakan karena keasyikan pilih warna adalah soal bobot. Ingat, setiap jenis genteng punya berat berbeda-beda. Genteng yang solid dan awet seperti keramik atau beton biasanya punya bobot yang lumayan berisi.
Jadi, pastikan rangka atap rumah kita entah itu pakai kayu atau baja ringan memang kuat dan sudah dihitung sanggup menopang bebannya. Jangan sampai karena salah hitung, atap malah jadi melengkung atau bahkan ambruk gara-gara keberatan beban. Intinya, jika gentengnya sudah premium, tulang penyangganya juga harus sepadan supaya rumah tetap kokoh bertahun-tahun.
Kelengkapan Aksesoris
Jangan hanya fokus pada kepingan genteng utama saja. Genteng berkualitas biasanya didukung oleh aksesoris lengkap, seperti genteng nok, ujung nok, dan bagian sudut lainnya. Aksesoris lengkap dan pas dengan profil genteng utama akan memastikan seluruh bagian atap tertutup rapat sekaligus terlihat rapi secara estetika.
Memilih jenis genteng adalah keputusan yang sebaiknya dilakukan sekali saja untuk selamanya. Pilihlah genteng dari bahan yang dibakar dengan suhu tinggi agar strukturnya kuat dan warnanya awet. Jangan hanya tergiur dengan harga murah karena genteng bisa cepat rusak sehingga justru akan membuat biaya perawatan rumah membengkak di musim hujan. Dengan memilih genteng fungsional, presisi, sekaligus tahan lama, kita bisa tinggal di dalam rumah dengan rasa aman dan nyaman.


Leave a Reply