TOMORROW WITHOUT FEAR

Perbedaan dan Fokus Utama Diklat PKA dan PKP

Diklat PKA dan PKP wajib bagi ASN untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan, manajerial, dan efektivitas kerja.

Diklat PKA dan PKP ini merupakan agenda yang penting. Keduanya merupakan diklat yang wajib dilakukan oleh para ASN.

Sebenarnya diklat merupakan sebuah pelatihan. Biasanya ini dilakukan oleh ANS dan tujuannya adalah untuk mempersiapkan individu sebelum mengemban jabatan yang ada.

Memahami Perbedaan Diklat PKA dan PKP

Untuk para ASN, diklat merupakan kegiatan yang tidak bisa dihindari. Sebenarnya, diklat ini merupakan sebuah pelatihan yang memberikan banyak manfaat untuk para pesertanya.

Diklat sendiri merupakan singkatan dari Pendidikan dan Pelatihan. Secara umum, diklat merupakan proses pembelajaran yang sudah terencana dan menggabungkan teori dengan praktik.

Tujuan dari diklat sebenarnya sudah sangat jelas, yakni untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan juga sikap kerja seseorang. Melalui diklat, diharapkan para pesertanya bisa jadi lebih profesional dan efektif dalam menjalankan tugas.

Ada tiga tujuan utama diklat yang memang perlu dipahami. Berikut beberapa tujuan diklat yang harus jadi perhatian:

  • Peningkatan Kompetensi: Diklat membantu mengembangkan kemampuan teknis (hard skills) maupun interpersonal (soft skills) pada pesertanya.
  • Adaptasi Perubahan: Melalui kegiatan diklat, peserta diharap mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, sistem, bahkan hingga lingkungan kerja.
  • Pencapaian target: Mematikan kualitas sumber daya manusia lebih selaras dengan tujuan organisasi atau instansi.

Ada dua diklat yang dikenal, yakni diklat PKA dan PKP. Diklat PKP sendiri merupakan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas dan PKA berarti Pelatihan Kepemimpinan Administrasi.

Keduanya adalah program pelatihan struktural dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang menggantikan pola Diklatpim IV dan Diklatpim III. Keduanya memiliki tujuan atau fokus utama yang berbeda.

Fokus Diklat PKP

Untuk diklat PKP, fokus atau target utamanya adalah pejabat struktural eselon IV (Pengawas) dengan fokus kompetensi membangun kepemimpinan. Melalui diklat, diharapkan peserta mampu memiliki kepemimpinan yang beriorientasi pada pelayanan, inovasi, hingga kemampuan mengendalikan kegiatan.

Biasanya diklat PKP ini dilakukan sekitar 96 sampai 104 hari atau kurang lebih 3 bulan. Durasi diklat tersebut masih lebih ringkas daripada Diklatpim IV sebelumnya.

Sistem pembelajaran diklat PKP ini berupa blended learning (kombinasi e-learning dan klasikal). Diklat ini tentunya wajib diikuti oleh individu yang sudah terpilih.

Fokus Utama Diklat PKA

Selanjutnya, diklat PKA memiliki target peserta pejabat struktural eselon III atau Administrator. Fokus kompetensi diklat PKA ini juga untuk membangun kepemimpinan kerja.

Namun, peserta diklat PKA akan dibekali kemampuan manajerial strategis dan menjembatani kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan teknis. Mereka juga akan dilatih untuk mengelola perubahan organisasi.

Durasi diklat PKA ini berlangsung 91 sampai 105 hari dan juga menggunakan metode pembelajaran blended learning. Durasi ini masih lebih singkat dari Diklatpim III yang ada sebelumnya.

Itulah perbedaan dan fokus utama diklat PKA dan PKP untuk para ASN. Mengikuti kegiatan ini bersifat wajib dan sangat tidak bisa dilewatkan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *